Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Berhubungan dengan Bank

rasyiqi
By rasyiqi
3 Min Read
grayscale photo of empty road between buildings

Bank, entitas yang seharusnya menjadi mitra keuangan kita, sering kali menjadi sumber frustrasi dan ketidakadilan finansial. Ada beberapa alasan mengapa Anda sebaiknya berpikir dua kali sebelum terlibat dengan bank.

Bank Melihat Anda Sebagai Liabilitas

Bank lebih melihat Anda sebagai risiko daripada peluang investasi. Hal ini tercermin pada suku bunga pinjaman yang jauh lebih tinggi daripada suku bunga tabungan. Anda mungkin berpikir bahwa dengan menyimpan uang di bank, Anda sedang membangun kekayaan. Namun, kenyataannya adalah bank lebih tertarik untuk meminjamkan uang kepada Anda dengan bunga yang tinggi daripada memberikan imbal hasil yang adil atas tabungan Anda.

Bank Menciptakan Uang dari Ketiadaan

Sistem perbankan dengan cadangan fraksional memungkinkan bank menciptakan uang lebih banyak daripada yang mereka miliki. Ini berarti bahwa ketika Anda meminjam uang dari bank, bank sebenarnya menciptakan uang tersebut dari ketiadaan. Meskipun ini mungkin terdengar menarik, hal ini dapat menyebabkan inflasi dan memberikan keuntungan besar bagi bank. Anda sebagai nasabah hanya menjadi korban dari kebijakan ini.

Bank Menguntungkan Orang Kaya

Bank memberikan persyaratan dan tingkat bunga yang lebih baik kepada orang kaya. Ini memperkuat siklus kekayaan dan merugikan individu dengan sumber daya terbatas. Ketika Anda mencoba untuk meminjam uang dari bank, Anda akan menghadapi persyaratan yang sulit dan tingkat bunga yang tinggi. Sementara itu, orang kaya dapat dengan mudah mendapatkan pinjaman dengan bunga yang lebih rendah dan persyaratan yang lebih menguntungkan. Ini adalah contoh nyata dari ketidakadilan finansial yang dilakukan oleh bank.

Tabungan di Bank Adalah Strategi yang Buruk

Suku bunga tabungan di bank seringkali rendah, bahkan bisa kalah dengan tingkat inflasi. Ini berarti bahwa nilai uang Anda tergerus seiring waktu ketika disimpan di bank. Jadi, meskipun Anda berusaha untuk menabung dan membangun kekayaan, kenyataannya adalah uang Anda akan kehilangan nilai seiring berjalannya waktu. Itu sebabnya mengapa Robert Kiyosaki, seorang pakar keuangan terkenal, menganjurkan untuk fokus pada investasi dan kewirausahaan daripada menabung di bank.

Fokus Pada Investasi dan Kewirausahaan

Robert Kiyosaki, penulis buku terkenal “Rich Dad Poor Dad”, menganjurkan berinvestasi di aset seperti real estat, bisnis, dan pasar saham. Menurutnya, ini adalah cara yang lebih efektif untuk membangun kekayaan daripada menabung di bank. Dengan berinvestasi, Anda memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan mengendalikan masa depan keuangan Anda sendiri.

Jadi, daripada bergantung pada bank yang melihat Anda sebagai liabilitas dan memberikan keuntungan kepada orang kaya, lebih baik fokus pada investasi dan kewirausahaan. Dengan cara ini, Anda dapat mengambil kendali atas keuangan Anda sendiri dan membangun kekayaan yang sebenarnya.

Share This Article